Tiga Hal tentang Keuangan yang Bisa Kamu Lakuin Sebelum 2025 Berakhir

Waktu berlalu begitu cepat, dan tak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir tahun 2025. Sebelum tahun berganti, ini adalah momen emas untuk melakukan check-up keuangan agar Anda bisa menyambut tahun baru dengan lebih siap dan tenang.

Berikut adalah tiga langkah praktis yang bisa Anda lakukan segera untuk memastikan kondisi finansial Anda tetap optimal:

1. Cek Pengeluaran Saat Ini (Baik Terbesar dan Terkecil)

Langkah pertama dalam perbaikan finansial selalu dimulai dari mana uang Anda pergi. Banyak orang fokus pada pengeluaran besar, padahal coffee-to-go harian atau biaya langganan aplikasi yang terlupakan bisa menjadi “darah menetes” yang menguras dompet tanpa disadari.

Apa yang harus dilakukan:

  • Identifikasi Pengeluaran Terbesar: Lihat tagihan bulanan Anda (cicilan rumah/kendaraan, sewa, asuransi, biaya sekolah). Apakah ada yang bisa dinegosiasikan ulang atau dipindahkan ke opsi yang lebih efisien?
  • Audit Pengeluaran Terkecil (Micro-spending): Cek semua transaksi di bawah Rp50.000. Catat selama satu bulan. Seringkali, dari sini Anda akan menemukan “kebocoran” dana yang signifikan. Batasi atau hilangkan pengeluaran yang tidak esensial.
  • Evaluasi Langganan: Kaji ulang semua langganan streaming atau aplikasi. Mana yang benar-benar Anda gunakan? Segera hentikan langganan yang sudah tidak terpakai.

Dengan memahami ke mana perginya uang Anda, Anda bisa membuat anggaran yang lebih realistis dan mulai mengalokasikan sisa dana untuk tujuan yang lebih besar, seperti menabung atau berinvestasi.

 

2. Cek Portofolio Asetmu (Konvensional dan Digital)

Setelah menyehatkan arus kas (pengeluaran), kini saatnya melihat aset yang Anda miliki. Portofolio investasi Anda tidak statis; ia harus diperiksa secara berkala untuk memastikan semuanya masih sesuai dengan tujuan dan profil risiko Anda.

Apa yang harus dilakukan:

  • Aset Konvensional (Saham, Reksa Dana, Emas, Properti): Periksa kinerja aset-aset ini. Apakah ada yang underperform atau kinerjanya di bawah ekspektasi? Tinjau kembali alokasi aset Anda. Jika usia dan profil risiko Anda telah berubah, mungkin saatnya untuk rebalancing.
  • Aset Digital (Kripto, P2P Lending, NFT): Dunia digital bergerak sangat cepat. Lakukan riset singkat mengenai tren pasar terbaru untuk aset-aset ini. Pastikan aset kripto yang Anda pegang masih memiliki fundamental yang kuat, dan platform P2P lending yang Anda gunakan terdaftar dan diawasi oleh OJK.
  • Tujuan vs. Kinerja: Apakah performa keseluruhan portofolio Anda sudah sesuai untuk mencapai target keuangan di 2026? Jika tidak, Anda mungkin perlu menyesuaikan strategi investasi Anda.

3. Jangan Lupa Diversifikasi Yaa, Terutama di Digital Aset seperti P2P Lending

Salah satu prinsip terpenting dalam investasi adalah diversifikasi. Jangan pernah meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang. Prinsip ini menjadi semakin krusial seiring dengan meningkatnya popularitas aset digital.

Bagi investor pemula maupun yang sudah berpengalaman, diversifikasi tidak hanya berarti memiliki saham dan obligasi. Ini juga berarti menjelajahi kelas aset digital yang berbeda dengan risiko yang terukur.

Mengapa Diversifikasi Penting, khususnya di Aset Digital?

  • Mengurangi Risiko: Ketika satu kelas aset mengalami penurunan (misalnya, harga saham turun), aset lain (misalnya, imbal hasil dari P2P lending) mungkin tetap stabil atau bahkan meningkat.
  • Peluang Pertumbuhan: Sektor digital menawarkan peluang pertumbuhan yang tinggi. Misalnya, Peer-to-Peer (P2P) Lending bisa menjadi instrumen diversifikasi yang menarik.
    • P2P Lending memungkinkan Anda mendanai pinjaman dan mendapatkan imbal hasil yang relatif stabil dan terukur, menjadikannya pilihan menarik di tengah volatilitas aset lain. Pastikan Anda berinvestasi di platform yang legal dan berizin OJK.
  • Keseimbangan Portofolio: Diversifikasi membantu menciptakan portofolio yang seimbang, di mana aset berisiko tinggi (seperti saham atau kripto) diimbangi oleh aset berisiko moderat (seperti P2P lending atau Reksa Dana Pendapatan Tetap).

Penutup

Akhir tahun 2025 bukanlah akhir dari perjalanan finansial Anda, melainkan pit stop penting. Lakukan ketiga hal di atas sekarang juga. Dengan cash flow yang terkontrol, portofolio yang terperiksa, dan diversifikasi yang matang, Anda tidak hanya menutup tahun ini dengan baik, tetapi juga membuka peluang besar untuk kesuksesan finansial di tahun 2026.

Selamat rebalancing!

 

Disclaimer : informasi berikut bertujuan untuk edukasi umum pada topik pengetahuan keuangan. 

Dapatkan berbagai informasi seputar Investasi & Keuangan Pribadi lainnya hanya di KoinWorks.

About the Author
Financial calculator to calculate your needs

Calculate all your financial needs in one place